Pengikut

Tuesday, July 10, 2012

Pass! and meet friends~

Assalamualaikum warahmatullah.

Alhamdulillah.

After a day of BLS (Basic Life Support) training, today I passed the exam. It was so nerve wrecking waiting for the result to be shown to us. They didn't announced it but clearly you will feel bad if you were to fail.

I just couldn't forget the reminder our senior staff said,"be sure to pass. Don't make us maternity ward feel ashamed."

Because I came home early today, and tomorrow is a day off, I decided to go to my friend's place. She's home this evening and tomorrow morning.

Actually, I do hesitate now. Because I feel so sleepy I feel like not going. But, it has been a long time since I saw this friend. Hehe. Miss her? I don't know. :P

p/s: What to bring? This is one thing. You know girls...Hee..

Sunday, July 8, 2012

Here she comes...Ramadhan~

Assalamualaikum warahmatullah..


18 Sya'aban. Ramadhan is just around the corner.


I believe many of us are eager for the Ramadhan to come. It is the month of Ibadah. Some are eager because this is the month where you can get extra income through bazaar, cookies selling and even "baju raya" and "tudung" business. Last but not least, there's also people whose excited for the variety of food you could find.


How about us?

p/s: Plan nak masak masa bulan puasa, tapi, barang apa pun tak sediakan lagi. Huhu.

Saturday, July 7, 2012

Datang terasing, berakhir terasing~

Assalamualaikum warahmatullah

"Islam bermula sebagai sesuatu yang dianggap asing dan ganjil. Dan ia akan kembali sebagaimana permulaannya, dianggap asing dan ganjil. Maka beruntunglah orang-orang yang ganjil"
(Hadith Muslim)

Nampaknya, semua ini semakin jelas dapat dilihat. Aku sendiri merasa tempiasnya. Bukan niat aku untuk mengaibkan sesiapa, tetapi aku terkejut juga bila ada yang bergurau senda tentang agama. Tanpa segan silu mengaku meninggalkan perintahNya. Malu sudah semakin hilang.

Malu dengan manusia yang zahir di depan mata pun tak ada, inikan lagi dengan Allah yang tak nampak di mata.

Aku sangat khuatir akan persekitaran ini. Aku sendiri masih belum cukup ampuh dan kukuh. Aku takut semua akan jadi biasa dan aku turut terbiasa.

Asing bagi orang yang mendirikan solat. Asing bagi seseorang itu berusaha menutup aurat. Asing bagi seseorang itu tidak berpakaian ketat.

Jadi bahan gelak ketawa.

Sesekali, ingin saja aku bersuara, tapi, apakan daya. Iman aku masih sekadar menegur di dalam hati. 

Ingin sekali aku suarakan, "kalau pun kamu tak buat, berilah ruang untuk aku tunaikan apa yang aku yakini sebagai tanggungjawab aku."

Cabaran seterusnya adalah amanah. Ia adalah sesuatu yang makin punah. Aku sendiri terbayangkan betapa beratnya tanggungan dan hutang aku nanti di akhirat. Terpalit sama dalam kerja orang lain. Walaupun selalu juga aku cuba mengelak, tapi, ada beberapa ketika, aku perlu mengisi tempat kosong. Berdosanya.

Ya Allah. Berikan aku kekuatan untuk menghadapi keterasingan dan menjadi asing.

p/s: Dari awal hingga kini, masih menimbangtara, sampai bila aku akan berada di sini?